Wednesday 02-09-2026

Targetkan Bebas Sekolah Rusak 2029, Pemerintah Terapkan Digitalisasi dan Revitalisasi Massal

  • Created Sep 02 2026
  • / 11 Read

Targetkan Bebas Sekolah Rusak 2029, Pemerintah Terapkan Digitalisasi dan Revitalisasi Massal

Pemerintah secara tegas memasang target tinggi untuk menuntaskan seluruh proses renovasi dan revitalisasi satuan pendidikan di Indonesia paling lambat pada tahun 2029. Langkah ini digadang-gadang sebagai program pembenahan sarana pendidikan terbesar sepanjang sejarah nasional demi memastikan tidak ada lagi peserta didik yang belajar di dalam ruang kelas yang tidak layak atau membahayakan keselamatan. Perhatian intensif ini mencakup sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, hingga pondok pesantren di berbagai kawasan daratan maupun kepulauan.

 

Komitmen tinggi pemerintah ini ditunjukkan lewat lonjakan signifikan pada kuantitas sekolah yang diperbaiki dari tahun ke tahun. Jika pada periode sebelumnya belasan ribu sekolah telah dibenahi, maka pada tahun berjalan angka tersebut ditingkatkan hingga puluhan ribu, dan diproyeksikan terus meningkat hingga seratus ribu sekolah per tahun pada periode berikutnya. Pendekatan ini dilakukan secara adil dan merata, menjangkau wilayah terpencil dan terluar guna menghapus kesenjangan kualitas sarana fisik antardaerah.

 

Tidak sekadar berfokus pada kekuatan infrastruktur fisik bangunan, transformasi pendidikan juga diakselerasi melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran modern. Pemerintah merealisasikan pendistribusian Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Kehadiran teknologi layar pintar interaktif ini ditargetkan mampu melengkapi beberapa ruang kelas di setiap sekolah guna menciptakan suasana belajar-mengajar yang lebih adaptif dan interaktif.

 

Integrasi teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar ini memungkinkan para guru dan siswa mengakses kurikulum serta materi pendidikan secara fleksibel dan luas. Materi pembelajaran yang disajikan secara digital juga memudahkan peserta didik untuk mengulas kembali bahan pelajaran dari rumah. Langkah modernisasi ini diyakini menjadi pijakan utama dalam mempercepat pemerataan standar mutu pendidikan nasional di era digital.

 

Melalui sinergi antara percepatan perbaikan fisik dan penyediaan sarana digital yang canggih, pemerintah optimis mutu SDM Indonesia akan mengalami peningkatan kualitas secara drastis. Kepastian fasilitas belajar yang aman dan canggih menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berdaya saing global. Ke depan, konsistensi pelaksanaan program prioritas ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan pendidikan anak bangsa.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First